Berita Terkini

137

KPU Provinsi Jawa Tengah Luncurkan Ombak dari Utara Buku Edukasi Anti Politik Uang dengan Nuansa Sastra

Kendal - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal turut serta dalam peluncuran buku berjudul Ombak dari Utara melalui daring yang digelar di Aula KPU Provinsi Jawa Tengah. Acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi KPU Jawa Tengah. Buku ini merupakan karya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Tengah, yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang bahaya politik uang dalam pemilu. Hadir dalam acara ini Anggota KPU RI August Mellaz melalui Zoom, penulis buku Ombak dari Utara Abidah El Khalieqi, serta komisioner dan sekretariat KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Handi Tri Ujiono, perwakilan KPU Jawa Tengah, menyampaikan bahwa buku ini merupakan upaya mendokumentasikan sejarah sosialisasi pemilu di Jawa Tengah. Ia berharap Ombak dari Utara dapat diadaptasi menjadi karya audiovisual di masa depan untuk memperluas jangkauan edukasi. August Mellaz memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pembuatan buku ini, menyebutnya sebagai cerminan visi KPU sebagai pusat pengetahuan dan pendidikan pemilu. Menurutnya, Ombak dari Utara menarik karena mengemas isu politik uang dengan pendekatan seni dan sastra, yang mampu menggugah minat baca masyarakat. Ia juga menyoroti fenomena "kepyur" – istilah lokal untuk praktik politik uang – yang menjadi ancaman bagi integritas demokrasi. Mellaz berharap karya ini memicu ide-ide kreatif serupa di masa depan. Buku Ombak dari Utara terinspirasi dari dinamika sosialisasi Pilkada Gubernur dan Bupati/Walikota di Jawa Tengah, serta keprihatinan terhadap maraknya praktik politik uang. Akmaliyah Anggota KPU Jawa Tengah yang turut menjadi penulis dalam buku ini, menegaskan bahwa buku ini bukan hanya karya sastra, tetapi juga alat edukasi yang menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga kemurnian suara rakyat. Melalui cerita dan tokoh-tokohnya, buku ini mengajak masyarakat menolak politik uang yang merusak demokrasi. Komisioner KPU Kendal menilai pendekatan literasi kreatif ini efektif menjangkau berbagai kalangan, terutama generasi muda. Mereka berharap buku ini dapat digunakan sebagai materi sosialisasi di sekolah, kampus, dan komunitas untuk membangun budaya politik yang bersih. Peluncuran Ombak dari Utara menjadi pengingat bahwa menjaga integritas pemilu adalah tanggung jawab bersama, sekaligus langkah untuk meminimalisir praktik politik uang yang kini dilakukan secara terang-terangan akibat rendahnya literasi politik dan lemahnya penegakan hukum. KPU Jawa Tengah mengucapkan terima kasih kepada penulis dan tim yang telah mendukung terbitnya buku ini. Dengan hadirnya Ombak dari Utara, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya politik uang meningkat, mendorong terciptanya demokrasi yang lebih sehat, bersih, dan partisipatif. (HumasKPUKendal)


Selengkapnya
55

KPU Kendal Gelar Rapat Pleno, Bahas Sosialisasi Pemilih Pemula hingga Lelang Logistik

Kendal — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal menggelar Rapat Pleno Rutin Pimpinan pada Selasa (12/8/2025) di Aula KPU Kendal. Rapat ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari sosialisasi pendidikan pemilih di sekolah, penyusunan konten media sosial, pembentukan posko pencegahan kekerasan seksual, hingga lelang logistik pasca Pemilihan Serentak 2024. Ketua KPU Kendal, Khasanudin, membuka rapat dengan menyoroti rencana kerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Jawa Tengah untuk menggelar sosialisasi pendidikan pemilih di SMA dan SMK. Kegiatan ini menyasar siswa berusia 17 tahun yang diproyeksikan sebagai calon pemilih potensial. “Tujuannya memberikan pemahaman politik yang sehat kepada pemilih pemula sekaligus mengumpulkan data mereka untuk pemilu mendatang,” ujar Khasanudin. Rapat juga membahas penyusunan konten Instagram KPU Kendal untuk periode 12–19 Agustus 2025, bertepatan dengan hari besar nasional dan internasional. Konten ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam memahami demokrasi dan tahapan pemilu. Selain itu, KPU Kendal membentuk Posko Pencegahan Kekerasan Seksual di lingkungan satuan kerja (satker) dengan menetapkan lima nama petugas yang akan dilaporkan ke KPU Provinsi Jawa Tengah. Langkah ini menegaskan komitmen KPU menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas kekerasan. Dalam agenda lelang logistik pasca Pemilihan Serentak 2024, logistik yang telah habis masa pakainya akan dilelang sesuai regulasi, dengan hasil lelang disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan bukan pajak. Rapat juga mencakup laporan pengisian SPIP dari Divisi Hukum untuk disampaikan ke inspektorat serta pembahasan updating kepengurusan partai politik oleh Divisi Teknis. Rapat pleno ini merupakan upaya KPU Kendal dalam memastikan kesiapan pelaksanaan tugas kepemiluan yang transparan, inklusif, dan sesuai aturan. (Humas KPUKendal)


Selengkapnya
48

KPU Kendal Ikuti Ngopi Asik Bahas Lelang Logistik Pasca Pemilihan

Kendal — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan rutin mingguan Ngopi Asik (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring, Selasa (12/8/2025). Acara yang berlangsung di Aula KPU Kendal, Jl. Soekarno Hatta 337, dihadiri oleh Komisioner, Sekretaris, dan staf Sekretariat KPU Kendal. Kali ini, Ngopi Asik mengusung tema "Koordinasi Awal Lelang Logistik Pasca Pemilihan," membahas pengelolaan aset negara pasca Pemilu dan Pilkada. Ketua KPU Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, membuka acara dengan menegaskan pentingnya pengelolaan logistik secara akuntabel. “Logistik Pemilu dan Pilkada, baik dari APBN maupun APBD, adalah aset negara yang dibeli dengan uang rakyat. Jika masa pakainya habis, seperti kotak suara dan perlengkapan TPS, akan dilelang, dan hasilnya menjadi penerimaan negara bukan pajak,” ujarnya. Sekretaris KPU Jawa Tengah, Tri Tujiana, menambahkan bahwa pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) pasca pemilihan mengacu pada prosedur resmi. “Ada dua opsi: dimusnahkan dengan pertimbangan ekonomis atau dihibahkan untuk kepentingan sosial secara nonkomersial jika masih bermanfaat,” jelasnya. Sesi diskusi yang dipandu Agus Supriyono mengupas teknis lelang di setiap satuan kerja KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah, mencakup proses lelang, kondisi barang, dan tempat penyimpanannya. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi untuk memastikan pengelolaan logistik pasca pemilihan berjalan transparan dan sesuai regulasi. (HumasKPUKendal)


Selengkapnya
146

KPU Kabupaten Kendal mengikuti Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Di Lingkungan KPU.

Kendal – Rabu (6/8) KPU Kabupaten Kendal mengiuti Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Di Lingkungan KPU secara daring di Aula KPU Jl Soekarno Hatta 337 Kendal. Acara dibuka oleh Basmar Perianto Amron, anggota KPU Provinsi Jawa Tengah mewakili ketua KPU Provinsi Jawa Tengah. Dia mengatakan bahwa sosialisasi ini  bertujuan untuk mendapatkan Pencerahan agar bisa menciptakan suasana kerja yang nyaman yang artinya tanpa adanya kekhawatiran terkait dengan kekerasan  seksual atau kekerasan apapun ketika berinteraksi dengan rekaan kerja di kantor.   Basmar berharap bahwa melalui sosialisasi ini akan mendapatkan gambaran batasan-batasan hal-hal apa saja ya kira-kira bisa menyebabkan ketidaknyamanan dalam berinteraksi tersebut karena kenyamanan dalam interaksi itu akan menentukan kualitas kinerja kita dan akan menentukan pola-pola kerja di KPU se Jawa tengah. Mey Nur Laela mengatakan bahwa kekerasan seksual bisa dialami oleh seluruh pegawai dan komisioner KPU disetiap satker, maka kegiatan Sosialisasi Kekerasan Seksual di lingkungan KPU yang digelar KPU jawa Tengah wajib diikuti seluruh pegawai KPU di Jawa Tengah.  Tema yang diangkat sosialisasi yang berlangsung secara hybrid di Zoom dan tayang di laman youtube KPU Provinsi Jawa Tengah adalah bagaimana bentuk satgas pencegahan kekerasan seksual di lingkungan KPU dan bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari kekerasan seksual. Muslim Aisya, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, pada arahanya menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan ketiga, Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual dilingkungan KPU,  sebelum nantinya launching pada 17 Agustus 2025.  Tri Tujiana ,Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah memberikan arahan bahwa acara sosialisasi ini sebagai mitigasi untuk pencegahan, sehingga apa yang ada dalam koridor kekerasan seksual tidak terjadi di lingkungan kerja KPU Se Jawa Tengah.  Bertindak sebagai moderator adalah Kiki Rizkaningsih (Kabag SDM KPUProvinsi Jawa Tengah) sementara narasumber adalah  Nur Laela Hafizah dari Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC KJHAM) Semarang. Yaya sapaan akrab Nur Laela Hafizah, menyampaikan materi yang menjadi pokok kajian sosialisasi adalah bagaimana bisa terjadi kekerasan kepada perempuan dari sudut kajian gender maupun kemungkinan terjadinya kekerasan dilingkungan kantor. Bentuk-bentuk kekerasan yang mungkin terjadi secara psikis, seksual maupun tubuh (fisik)


Selengkapnya
205

KPU Kabupaten Kendal Jalin Kerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan untuk Tata Kelola Arsip Pemilu

Kendal - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal menandatangani Perjanjian Kerjasama (MoU) dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal pada Rabu (30/7) di Ruang Podcast Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Kendal, Khasanudin, dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Wahyu Yusuf Akhmadi, S.STP., M.Si., disaksikan oleh anggota dan Sekretaris KPU serta Kasubbag Umum dan Logistik KPU Kabupaten Kendal. Dalam sambutannya, Khasanudin menyampaikan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola kearsipan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah sesuai peraturan perundang-undangan, sekaligus memperkuat literasi dan sosialisasi pendidikan pemilih. "Kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pengelolaan arsip yang tertib dan mendukung transparansi penyelenggaraan pemilu," ujarnya. Sementara itu, Wahyu Yusuf Akhmadi mengapresiasi inisiatif ini sebagai upaya mewujudkan pengelolaan arsip yang sesuai kaidah kearsipan. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan memberikan dukungan teknis, pendampingan penataan, pelestarian, dan digitalisasi arsip vital serta bernilai sejarah. Selain itu, kedua belah pihak berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kearsipan guna mengoptimalkan pengelolaan arsip Pemilu dan Pilkada di masa depan. Melalui nota kesepahaman ini, KPU dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan berharap dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Kendal. (HumasKPUKendal/NMI)  


Selengkapnya
125

KPU Kendal Tanamkan Jiwa Demokrasi Pemilih Pemula di SMA N 1 Gemuh

Kendal – Akhmad Zaenutolibin, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal dari Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, menjadi Pembina Upacara pada hari Senin (28/7) di SMA Negeri 1 Gemuh. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pesan penting tentang pendidikan demokrasi kepada para pelajar. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mengenal demokrasi sejak dini, khususnya bagi generasi muda sebagai pemilih pemula. Ia mengajak siswa untuk memahami nilai-nilai demokrasi, seperti kebebasan berpendapat, kesetaraan, dan tanggung jawab sebagai warga negara. "Pemilih pemula memiliki peran besar dalam menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, menjadi pemilih yang cerdas adalah kunci untuk memperkuat demokrasi," ujarnya di hadapan seluruh peserta upacara. Akhmad Zaenutolibin juga mengedukasi para siswa tentang pentingnya literasi politik, termasuk memahami hak dan kewajiban dalam pemilu serta cara memilih dengan bijak berdasarkan informasi yang valid. Ia mendorong pelajar untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, baik melalui diskusi, organisasi sekolah, maupun simulasi pemilu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU Kabupaten Kendal untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan generasi muda. Kepala SMA N 1 Gemuh, Moh Dulsalam menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap sosialisasi ini dapat membentuk karakter siswa sebagai warga negara yang kritis dan bertanggung jawab. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelajar SMA N 1 Gemuh dapat menjadi agen perubahan yang memahami dan menjalankan prinsip-prinsip demokrasi dengan baik, demi masa depan bangsa yang lebih demokratis dan bermartabat.


Selengkapnya