Sosialisasi

38

KPU Kendal Kenalkan Demokrasi dan Nasionalisme Sejak Dini di SD Al Musyafa

Kendal - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal melaksanakan kegiatan Pendidikan Demokrasi bagi 280 siswa SD Al Musyafa’, Kecamatan Ngampel, pada Senin (22/12/2025). Kegiatan yang digelar di aula sekolah tersebut bertujuan membangun pemahaman dasar mengenai demokrasi sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme sejak usia sekolah dasar. Kegiatan ini menghadirkan Anggota KPU Kabupaten Kendal, Didin Riswanto, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pengenalan nilai-nilai demokrasi kepada anak-anak dengan menggunakan pendekatan yang sederhana, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk contoh penerapan demokrasi di lingkungan sekolah. Didin menyampaikan bahwa pemilihan umum merupakan sarana utama dalam sistem demokrasi Indonesia untuk menentukan pemimpin. Proses tersebut melibatkan partisipasi rakyat yang menggunakan hak pilihnya secara sadar dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, pemahaman mengenai demokrasi perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda kelak memiliki kesadaran terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara. Ia juga menegaskan bahwa kebebasan menentukan pilihan berdasarkan hati nurani merupakan prinsip penting dalam demokrasi. Selain itu, setiap individu harus siap menerima hasil pemilihan, termasuk ketika pilihan yang diambil tidak sesuai dengan hasil akhir. Sikap tersebut dinilai sejalan dengan upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air serta komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di sisi lain, Guru SD Al Musyafa’, Faiq Haidar, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pendidikan demokrasi yang diinisiasi oleh KPU Kabupaten Kendal. Menurutnya, penyampaian materi yang dikemas secara sederhana dan mudah dipahami sangat membantu siswa dalam mengenal dan memahami nilai-nilai demokrasi. Faiq berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para peserta didik agar di masa mendatang tumbuh menjadi pemilih yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas. Ia juga menilai pendidikan demokrasi sejak usia dini merupakan bagian penting dari upaya sekolah dalam menanamkan nasionalisme serta kecintaan terhadap tanah air. (HumasKPUKendal)


Selengkapnya
67

Sekretariat KPU Kabupaten Kendal Gelar Sosialisasi Bank Data ASN dan Pemutakhiran Data Mandiri melalui MyASN

Kendal – Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Bank Data Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pemutakhiran data mandiri melalui platform MyASN yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN) .Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Kendal. Sosialisasi dipandu langsung oleh Kasubbag Sumber Daya Manusia dan Hubungan Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Kabupaten Kendal, Arief Rahman Muttaqien, S.H. Acara diikuti oleh seluruh pegawai ASN di lingkungan Sekretariat KPU Kendal. Tujuannya adalah memastikan akurasi dan kelengkapan data kepegawaian, mendukung transformasi digital manajemen ASN, serta memudahkan proses layanan seperti kenaikan pangkat, pensiun, dan monitoring performa. Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan panduan langsung mengenai cara mengakses aplikasi MyASN (melalui web myasn.bkn.go.id), melakukan pemutakhiran data pribadi seperti riwayat jabatan, pendidikan, keluarga, dan golongan pangkat. Turut diingatkan pentingnya aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) menggunakan aplikasi seperti Google Authenticator untuk meningkatkan keamanan akses. Kegiatan ini sejalan dengan arahan BKN dalam memperkuat basis data nasional ASN melalui pemutakhiran mandiri, guna meningkatkan efisiensi dan transparansi tata kelola kepegawaian. Sekretariat KPU Kabupaten Kendal berkomitmen terus mendukung digitalisasi internal demi pelayanan pemilu yang lebih baik.


Selengkapnya
69

KPU Kendal Perkenalkan Pendidikan Pemilih kepada Siswa MTs Plus Sabilunnajah

Kendal — KPU Kabupaten Kendal memberikan edukasi kepemilihan kepada siswa MTs Plus Sabilunnajah Kendal sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai demokrasi sejak dini. Materi disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Kendal Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Didin Riswanto, saat memimpin apel pagi di madrasah tersebut, Selasa (9/12/2025). Kegiatan yang digelar menjelang pemilihan ketua IPNU dan IPPNU itu diikuti seluruh peserta didik dan tenaga pendidik. Dalam arahannya, Didin menekankan pentingnya membentuk karakter pemilih yang kritis dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa generasi muda perlu memahami proses pemilihan secara benar, mulai dari mengenali calon hingga menilai visi, misi, serta rekam jejak sebelum menentukan pilihan. Didin juga menyoroti pentingnya menolak praktik politik uang dan tekanan dari pihak mana pun. “Pemilihan di sekolah merupakan kesempatan untuk belajar berdemokrasi. Gunakan hak pilih dengan jujur dan sesuai penilaian masing-masing,” ujarnya. Guru MTs Plus Sabilunnajah, Syahrir Sidiq, menyampaikan apresiasi atas kehadiran KPU Kendal. Ia menilai keterlibatan KPU memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi siswa mengenai prinsip-prinsip demokrasi dan tata cara pemilihan yang benar. Menurutnya, pengalaman langsung dalam pemilihan ketua IPNU dan IPPNU menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan pemahaman demokrasi di lingkungan pendidikan. “Kami berharap pendidikan seperti ini dapat membentuk generasi yang mengerti prosedur berdemokrasi dan siap berpartisipasi sebagai pemilih ketika waktunya tiba,” ujar Syahrir. Setelah kegiatan apel, Didin Riswanto bersama pihak sekolah meninjau area tempat pemungutan suara (TPS) yang akan digunakan dalam pemilihan internal tersebut guna memastikan kesiapan sarana dan memberikan contoh mekanisme pemilihan yang sesuai prosedur. (HumasKPUKendal)


Selengkapnya
89

Gen Z Itu Tidak Golput dan Anti Politik Uang

Kendal - KPU Kabupaten Kendal kembali melakukan sosialisasi Pendidikan Pemilih bagi pemilih pemula, kali ini di SMK NU 04 Patebon. Materi disampaikan oleh Didin Riswanto, Anggota KPU Kendal Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM, dalam kegiatan apel pagi yang diikuti oleh siswa, guru, serta karyawan sekolah. Sosialisasi ini mengangkat tema penting mengenai Tidak Golput dan Anti Politik Uang, sebagai bekal pemahaman bagi pemilih pemula menjelang pemilu mendatang. Di hadapan sekitar 300 siswa, Didin menegaskan bahwa generasi muda, khususnya siswa SMK NU 04 Patebon, harus memiliki pengetahuan dan informasi yang memadai dalam menentukan pilihan politiknya. Menurutnya, pemilih pemula perlu menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas dengan memahami hak serta tanggung jawab dalam proses demokrasi. Dalam penyampaian materinya, Didin menjelaskan syarat-syarat menjadi pemilih, cara menilai calon yang akan dipilih, serta pentingnya menolak ajakan untuk golput dan segala bentuk politik uang. Para siswa menyimak dengan antusias penjelasan yang disampaikan di halaman sekolah, menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap proses kepemiluan. Pada sesi akhir, Didin memberikan penjelasan teknis mengenai cara mencoblos yang benar agar suara dinyatakan sah. Ia menegaskan pentingnya mencoblos di dalam kotak gambar, nomor urut, atau foto calon pada surat suara, serta menggunakan alat coblos yang disediakan TPS. “Pastikan surat suara telah ditandatangani KPPS, coblos sesuai aturan, dan pilihlah dengan hati nurani, bukan karena politik uang. Jadilah pemilih berintegritas,” pesannya. Kepala SMK NU 04 Patebon, Mahfud, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi oleh KPU Kabupaten Kendal. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah untuk menyiapkan generasi muda yang melek politik dan mampu menjadi warga negara yang baik. Pihak sekolah juga berterima kasih kepada KPU Kendal karena telah memberikan wawasan penting kepada para siswa. Utamanya berkaitan dengan kepemiluan dan demokrasi yang bisa diterapkan di sekolah.


Selengkapnya
69

KPU dan SMAN 1 Kendal Siapkan Gen Z sebagai Pemilih Cerdas untuk Pemilu Bersih

Kendal — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Demokrasi bertema “Gen Z Agen Pemilih Cerdas untuk Pemilu Bersih” pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Saraswati SMAN 1 Kendal terdiri atas pengurus OSIS, MPK, dan guru pendamping. Sosialisasi digelar sebagai upaya memperkuat literasi politik bagi pemilih pemula di lingkungan sekolah. Kegiatan dibuka oleh Anggota KPU Kabupaten Kendal Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Didin Riswanto. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pembinaan kepada pengurus OSIS dan MPK sebagai bagian dari proses menyiapkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan mampu menjadi pemilih berkualitas pada pemilu mendatang. Ia mengingatkan bahwa estafet kepemimpinan bangsa berada di tangan generasi muda, sehingga perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu menentukan pilihan terbaik saat menggunakan hak pilih. Sebagai narasumber pertama, Supriyanto, Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 13 Kabupaten Kendal, memaparkan pentingnya pembentukan karakter Gen Z sebagai pemilih muda. Ia menekankan bahwa pemilih pemula perlu memahami rekam jejak calon, visi misi, serta program yang ditawarkan, sekaligus menolak praktik politik uang. Ia juga menyampaikan bahwa siswa SMA dan SMK di Kabupaten Kendal menyumbang lebih dari 5 persen suara pada pemilu, sehingga posisi mereka sangat strategis dalam menentukan hasil pemilihan. Ketua KPU Kabupaten Kendal, Khasanudin, hadir sebagai narasumber kedua. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa berbagai aspek kehidupan masyarakat sangat dipengaruhi oleh keputusan politik, mulai dari harga internet, tarif dasar listrik, hingga kebijakan air bersih. Karena itu, Gen Z didorong untuk menggunakan hak pilih secara cerdas guna menentukan para pembuat kebijakan yang akan memimpin daerah dan bangsa. Pada sesi diskusi, Kepala SMAN 1 Kendal, Yoshi Rachmartdi, menegaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan yang kuat menjadi fondasi agar masyarakat mampu membuat pilihan politik yang bertanggung jawab. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta, mulai dari isu hak pilih, pengaruh keluarga dalam menentukan pilihan politik, sikap terhadap golput, hingga mekanisme pelaporan praktik politik uang. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa Gen Z memiliki perhatian tinggi terhadap isu kepemiluan dan demokrasi.


Selengkapnya
89

KPU Kendal Beri Pendidikan Politik dan Pemilih Cerdas kepada Ratusan Siswa SMK Bina Utama Kendal

Kendal – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal melaksanakan sosialisasi Pendidikan Politik dan Pemilih kepada 598 siswa kelas XII SMK Bina Utama Kendal pada Senin (17/11/2025). Kegiatan ini bertujuan membekali pemilih pemula agar menjadi pemilih yang cerdas, berintegritas, dan aktif menolak praktik politik uang menjelang pelaksanaan pemilihan umum. Sosialisasi ini diselenggarakan dalam rangkaian acara apel pembukaan Bimbingan Mental dan Fisik (Bintalsik) yang digelar oleh sekolah di halaman Stadion Kebondalem Kendal. Program Bintalsik sendiri merupakan kegiatan penguatan karakter yang berlangsung selama empat hari, bertujuan membentuk kedisiplinan, ketangguhan, serta karakter siswa, dengan melibatkan instruktur dari Koramil 01 Kendal, sebagaimana disampaikan oleh Wakil Kepala Kesiswaan SMK Bina Utama, Abdul Azis. Anggota KPU Kabupaten Kendal, Didin Riswanto, yang menjadi narasumber, menyampaikan materi inti mengenai penerapan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah serta syarat menjadi pemilih dalam pemilihan umum. Didin Riswanto secara khusus mengajak para siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas, berintegritas, dan memahami pentingnya menggunakan hak pilih. "Kami mengajak seluruh warga SMK Bina Utama untuk menolak segala bentuk praktik politik uang demi terciptanya demokrasi yang berkualitas dan berintegritas," tegas Didin. Ia juga menekankan bahaya praktik politik uang yang masih sering dijumpai dalam kontestasi politik. Dalam sesi interaktif, dua siswa, Aditya dan Zein, mengajukan pertanyaan terkait fenomena politik uang dan meningkatnya angka golput (golongan putih). Menanggapi hal tersebut, Didin menegaskan bahwa politik uang merupakan pelanggaran serius yang telah diatur dalam undang-undang, dan pelakunya dapat dikenai sanksi pidana. Terkait isu golput, ia mengajak seluruh siswa untuk menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab, mengingat satu suara memiliki dampak besar bagi masa depan daerah maupun kepemimpinan nasional. Menutup kegiatan, Didin mengingatkan bahwa menjadi pemilih yang baik bukan hanya tentang datang ke TPS, melainkan juga mencermati rekam jejak calon, memahami visi-misi, serta menilai program yang ditawarkan. KPU Kabupaten Kendal berharap siswa SMK Bina Utama Kendal dapat menjadi generasi pemilih yang cerdas, kritis, dan berperan aktif dalam memperkuat demokrasi di Indonesia. (HumasKPUKendal)


Selengkapnya