Berita Terkini

118

KPU Kabupaten Kendal Luncurkan Pojok KPU dan Gelar Bimtek Penataan Arsip

Kendal — KPU Kabupaten Kendal secara resmi meluncurkan Pojok KPU di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal pada Kamis, 20 November 2025. Fasilitas ini menjadi terobosan dalam memperkuat sosialisasi dan keterbukaan informasi publik, khususnya terkait hasil kerja, data kepemiluan, serta dokumentasi kegiatan KPU Kabupaten Kendal. Dengan hadirnya Pojok KPU, masyarakat kini dapat mengakses berbagai informasi resmi tanpa harus datang langsung ke kantor KPU. Acara peresmian dihadiri oleh Komisioner KPU Kabupaten Kendal, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kendal, jajaran kasubag, serta seluruh staf sekretariat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, mencerminkan komitmen bersama untuk memperluas akses informasi publik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Anggota KPU Kabupaten Kendal, Didin Riswanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pojok KPU menjadi sarana baru penyediaan informasi bagi masyarakat. Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat mengakses berbagai dokumen resmi seperti hasil kerja KPU, data hasil pemilu dan pemilihan kepala daerah, serta produk hukum yang bersifat terbuka. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian dari tanggung jawab KPU dalam memastikan penyelenggaraan demokrasi yang akuntabel. Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, menyampaikan apresiasi atas terwujudnya program kolaboratif tersebut. Menurutnya, keberadaan Pojok KPU di perpustakaan daerah akan memudahkan masyarakat memperoleh informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan terkait program serta kegiatan KPU. Ia berharap fasilitas ini dapat meningkatkan literasi kepemiluan dan pemahaman masyarakat mengenai proses serta tahapan pemilu. Wahyu menambahkan bahwa kerja sama ini terbangun dalam waktu relatif singkat sejak pertemuan awal antara kedua lembaga. Hasil kesepakatan kemudian dituangkan dalam perjanjian kerja sama hingga akhirnya Pojok KPU dapat diresmikan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Anggota KPU Kendal dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dilanjutkan dengan uji coba layanan. Usai launching, kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Penataan dan Penilaian Arsip bagi jajaran KPU Kabupaten Kendal. Narasumber dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan memberikan materi terkait tata kelola arsip yang baik mulai dari pendataan, penyimpanan, hingga penilaian dokumen. Melalui bimtek ini, pengelolaan arsip di lingkungan KPU Kendal diharapkan semakin tertata, profesional, dan sesuai standar kearsipan. (HumasKPUKendal)


Selengkapnya
64

KPU Kendal Mengikuti Talk to Me KPU Jateng: Teguhkan Kemandirian dan Independensi Penyelenggara Pemilu

Kendal - KPU Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan diskusi rutin bertajuk “Talk to Me” yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Tengah melalui Zoom Meeting pada Rabu, 29 Oktober 2025. Agenda ini menjadi wadah bagi penyelenggara pemilu di seluruh Jawa Tengah untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Tema yang diangkat kali ini adalah “Meneguhkan Kemandirian dan Independensi Penyelenggara Pemilu.” Kegiatan dibuka oleh Handi Tri Ujiono, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi SDM KPU Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Handi menegaskan bahwa dinamika rekrutmen SDM dalam pemilu maupun pilkada sering kali menguras energi, namun penyelenggara patut bersyukur karena proses tersebut telah dijalankan sesuai dengan sebelas prinsip penyelenggara pemilu. Diskusi menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Nugraheni Yuliadhistiani dari KPU Kabupaten Pati dan Margarita dari KPU Kabupaten Pangkalpinang. Keduanya memaparkan pengalaman dan tantangan dalam menjaga independensi penyelenggara pemilu di daerah masing-masing. Perbedaan kondisi di tiap wilayah menjadi bahan pembelajaran berharga dalam memperkuat kapasitas kelembagaan penyelenggara pemilu. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, dengan peserta dari berbagai KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah turut memberikan tanggapan dan pertanyaan. Pengalaman lapangan yang dibagikan narasumber memberikan perspektif baru dalam menjaga integritas dan profesionalitas penyelenggara di setiap tahapan pemilu. Menutup kegiatan, Mey Nur Laela, anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, memberikan arahan bahwa pelaksanaan setiap tahapan harus dilakukan secara kolektif kolegial agar tidak ada intervensi dari pihak manapun. Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antarpenyelenggara serta komitmen menjalankan seluruh tahapan sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Selengkapnya
158

Penguatan Kelembagaan, Strategi Pengembangan SDM KPU Pasca Tahapan Pemilu dan Pilkada

Kendal — Rabu (22/10/2025), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal mengikuti agenda Rapat Penguatan Kelembagaan "Profesionalisme dalam Proses Pemilu, Kompetensi, Tata Laksana dan Efisiensi". Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah tersebut menghadirkan narasumber akademisi Universitas Diponegoro, Dr. Nur Hidayat Sardini. Komisioner, sekretaris, para kasubag, serta jajaran staf sekretariat KPU Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan ini secara daring dari aula KPU Kabupaten Kendal. Acara dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Akmaliah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah atas dedikasi dan kerja keras selama tahapan Pemilu dan Pilkada serentak. Menurutnya, KPU se-Jawa Tengah mendapat penghargaan dari KPU RI atas capaian Indeks Partisipasi Pemilih (IPP) Pilkada yang tinggi, sehingga menempatkan Jawa Tengah dalam kategori partisipatif.   “Kerja keras ini menunjukkan bahwa kinerja KPU terus meningkat, baik dari sisi penyelenggaraan maupun partisipasi publik,” ungkap Akmaliah. Mey Nur Laela (Divisi SDM dan Litbang) KPU Provinsi Jawa Tengah dalam paparannya menyampaikan bahwa kegiatan penguatan kelembagaan ini merupakan momentum penting dalam rangka mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) KPU agar semakin berkualitas. Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi publik dan pembentukan narasi positif tentang KPU. “Media sosial menjadi jembatan komunikasi yang efektif untuk menyampaikan kinerja dan kegiatan KPU kepada masyarakat, sehingga publik dapat memahami bahwa kerja-kerja KPU berorientasi pada pelayanan dan edukasi demokrasi,” tambahnya. Dalam sesi pemaparan materi, narasumber Dr. Nur Hidayat Sardini menekankan pentingnya voters education atau pendidikan pemilih sebagai bagian dari tanggung jawab KPU. Menurutnya, pendidikan pemilu bukan hanya sebatas sosialisasi teknis, tetapi juga upaya membangun kesadaran politik warga negara. Ia juga menyinggung masa depan penyelenggaraan pemilu yang ideal, termasuk kemungkinan penerapan e-voting di Indonesia. “Pemilu ideal adalah yang mampu menjamin partisipasi, integritas, dan efisiensi. KPU harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya. Acara ditutup dengan pernyataan dari Mey Nur Laela, yang menekankan pentingnya berbagi pengalaman dan praktik baik antar-satuan kerja KPU di Jawa Tengah.   Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah peningkatan kapasitas dan kolaborasi. “Dengan berbagi pengalaman, KPU kabupaten/kota dapat saling belajar dan memperkuat strategi pengembangan SDM agar semakin profesional dan responsif terhadap tantangan penyelenggaraan pemilu di masa depan,” tutupnya.


Selengkapnya