Gen Z Itu Tidak Golput dan Anti Politik Uang

Kendal - KPU Kabupaten Kendal kembali melakukan sosialisasi Pendidikan Pemilih bagi pemilih pemula, kali ini di SMK NU 04 Patebon. Materi disampaikan oleh Didin Riswanto, Anggota KPU Kendal Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM, dalam kegiatan apel pagi yang diikuti oleh siswa, guru, serta karyawan sekolah. Sosialisasi ini mengangkat tema penting mengenai Tidak Golput dan Anti Politik Uang, sebagai bekal pemahaman bagi pemilih pemula menjelang pemilu mendatang.


Di hadapan sekitar 300 siswa, Didin menegaskan bahwa generasi muda, khususnya siswa SMK NU 04 Patebon, harus memiliki pengetahuan dan informasi yang memadai dalam menentukan pilihan politiknya. Menurutnya, pemilih pemula perlu menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas dengan memahami hak serta tanggung jawab dalam proses demokrasi.

Dalam penyampaian materinya, Didin menjelaskan syarat-syarat menjadi pemilih, cara menilai calon yang akan dipilih, serta pentingnya menolak ajakan untuk golput dan segala bentuk politik uang. Para siswa menyimak dengan antusias penjelasan yang disampaikan di halaman sekolah, menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap proses kepemiluan.

Pada sesi akhir, Didin memberikan penjelasan teknis mengenai cara mencoblos yang benar agar suara dinyatakan sah. Ia menegaskan pentingnya mencoblos di dalam kotak gambar, nomor urut, atau foto calon pada surat suara, serta menggunakan alat coblos yang disediakan TPS. “Pastikan surat suara telah ditandatangani KPPS, coblos sesuai aturan, dan pilihlah dengan hati nurani, bukan karena politik uang. Jadilah pemilih berintegritas,” pesannya.


Kepala SMK NU 04 Patebon, Mahfud, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi oleh KPU Kabupaten Kendal. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah untuk menyiapkan generasi muda yang melek politik dan mampu menjadi warga negara yang baik. Pihak sekolah juga berterima kasih kepada KPU Kendal karena telah memberikan wawasan penting kepada para siswa. Utamanya berkaitan dengan kepemiluan dan demokrasi yang bisa diterapkan di sekolah.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 89 Kali.